rajapress
BPJPH Optimis Industri Halal Akan Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 persen di Tahun 2028-2029

BPJPH Optimis Industri Halal Akan Capai Target Pertumbuhan Ekonomi 8 persen di Tahun 2028-2029

Admin
13 Jan 2025
Dibaca : 280x

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, menyatakan keyakinannya bahwa industri halal akan menjadi salah satu pendorong utama dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen, sebagaimana yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Hal ini disampaikannya dalam peresmian Asy-Syafi'iyah Halal Center (AHC) di Universitas Islam Asy-Syafi'iyah, Jakarta Timur, Rabu (8/1/2025).

"Dengan potensi ekosistem halal yang kita miliki, saya yakin industri halal Indonesia akan memainkan peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai target 8% pada tahun 2028-2029," ujar Ahmad Haikal Hasan, Kepala BPJPH, seusai acara peresmian AHC di Jakarta Timur.

Menurutnya, laporan Indonesia Halal Markets Report 2021/2022 menunjukkan bahwa sektor halal memiliki peluang untuk meningkatkan produk domestik bruto (PDB) hingga USD 5,1 miliar atau sekitar Rp72,9 triliun per tahun melalui ekspor dan investasi. Indonesia, dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia yang mencapai 230 juta orang, memiliki pasar halal yang sangat potensial.

Lebih lanjut, Babe Haikal, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa BPJPH terus berupaya menguatkan ekosistem halal nasional melalui sertifikasi halal yang wajib dari hulu ke hilir. "Kami melakukan berbagai langkah strategis, seperti penguatan regulasi, edukasi, inovasi teknologi, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait," tuturnya.

Dia juga menyoroti pencapaian produk UMK yang telah mampu bersaing di pasar ekspor setelah memperoleh sertifikasi halal. Hal ini, menurutnya, sejalan dengan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 yang tidak hanya melindungi konsumen tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha.

"Data menunjukkan bahwa ekspor produk halal Indonesia dari Januari hingga Oktober 2024 mencapai USD 41,42 miliar, dengan surplus perdagangan senilai USD 29,09 miliar," tambahnya.

Babe Haikal menekankan bahwa penguatan ekosistem halal akan memperkokoh peran Indonesia dalam ekonomi halal global. Permintaan yang terus meningkat terhadap produk halal di pasar dunia menciptakan ruang pengembangan yang signifikan bagi perekonomian Indonesia.

Dalam peresmian Asy-Syafi'iyah Halal Center, Babe Haikal juga memberikan apresiasi kepada Universitas Islam Asy-Syafi'iyah atas partisipasi aktifnya dalam mendukung ekosistem halal. "Dengan organisasi besar seperti BKMT yang memiliki lebih dari satu juta anggota, jika mereka diberdayakan sebagai Pendamping Proses Produk Halal (PPH), ekosistem halal kita akan semakin maju," ujarnya.

Dia juga optimis bahwa tahun 2025 akan menjadi tahun penting dalam perjalanan Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen, sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto.

Dalam acara tersebut, BPJPH dan Universitas Islam Asy-Syafi'iyah juga menandatangani kerja sama strategis untuk mengembangkan edukasi, literasi, dan pengabdian masyarakat di bidang produk halal.

Dailami Firdaus, Dewan Pembina Asy-Syafi'iyah Halal Center, turut menyampaikan komitmennya untuk mendukung penciptaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di bidang halal. "Kami akan terus membantu pemerintah dalam mencetak SDM unggul untuk mendukung visi menjadikan Indonesia sebagai pusat halal dunia," ujarnya.

Dailami juga berharap Asy-Syafi'iyah Halal Center dapat berkontribusi dalam penguatan ekosistem halal nasional, sehingga mampu menopang pertumbuhan ekonomi sekaligus mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai pusat halal dunia.

Berita Terkait
Baca Juga:
Social Listening

Berita Teknologi 19 Maret 2025

Suara Konsumen Jadi Sumber Inspirasi Produk

Dalam era digital yang semakin maju, interaksi antara merek dan konsumen telah berevolusi dengan sangat cepat. Salah satu alat yang semakin digunakan oleh

Iklan Instagram Boros dan Minim Hasil? Gunakan Social Proof Instan Efektif untuk Meningkatkan Penjualan

Ilmu Marketing 15 Des 2025

Iklan Instagram Boros dan Minim Hasil? Gunakan Social Proof Instan Efektif untuk Meningkatkan Penjualan

Banyak pemilik bisnis mengalami frustrasi karena iklan Instagram tampak boros anggaran namun hasil yang diperoleh tidak sebanding. Uang cepat habis, sementara

News

Berita Teknologi 18 Maret 2025

Social Listening: Alat Pemerintah Mengelola Persepsi Publik

Dalam era digital saat ini, informasi mengalir dengan cepat melalui berbagai platform media sosial dan situs web berita. Hal ini memberikan tantangan yang

Sosial Media

Berita Teknologi 21 Maret 2025

2026 dan Revolusi Sosial Media: Apa Implikasinya untuk Bisnis?

Tahun 2026 diperkirakan akan menjadi titik balik dalam dunia sosial media, dengan prediksi tren sosial media yang akan mengubah cara bisnis berinteraksi dengan

Kelebihan Bergabung Menjadi Anggota PAFI Kota Teluk Kuantan

Tips Kesehatan 11 Jul 2024

Kelebihan Bergabung Menjadi Anggota PAFI Kota Teluk Kuantan

Saat ini industri farmasi di Indonesia berkembang pesat, dan sebagai profesional di bidang ini, sangat penting untuk menjadi bagian dari organisasi yang tidak

Inilah Perbedaan Antara Remarketing dan Retargeting

Ilmu Marketing 20 Jul 2024

Inilah Perbedaan Antara Remarketing dan Retargeting

Dalam dunia pemasaran digital, istilah remarketing dan retargeting sering digunakan secara bergantian dan menyebabkan kebingungan. Meskipun keduanya memiliki

Berita Terpopuler
Berita Terbaru
rajatv
Copyright © One-ru.com 2026 - All rights reserved
Copyright © One-ru.com 2026
All rights reserved